Senin, 03 Mei 2021

 

Mengungkap Cyberbullying Dalam Aib 

 


Judul          : AIB # Cyberbullying

Produser      : Amar Mukhi

Sutradara    : Amar Mukhi

Pemeran      : Yuniza Icha ( Sarah ), Damita Argoebie (Angel ), Wendy Wilson (Donna), Harris Illano ( Antoni ), Michael Lie (Cupy), Baron Wilschut       ( Bondan ), Shoumaya Tazkiyyah ( Ciska ), Ade Ayu Sudrajat ( Bianca ).

Produksi      : Surya Films
            
       Anami Films

Genre          : Horor, Drama, Thriller

Rating                   : 21 +

Durasi                   : 75 menit

Tanggal Rilis         : 2 Agustus 2018

 

Indonesia sempat digemparkan dengan adanya beberapa kasus bullying yang beredar di dunia maya. Kasus ini memberikan inspirasi kepada Amar Mukhi untuk mengangkat kasus tersebut ke layar lebar dan berharap dapat menjadi pelajaran bagi remaja nakal lewat karyanya berjudul “AIB #Cyberbullying ”.     

Film Aib mengembangkan motivasi “Stop Bullying” yang dikemas dalam bentuk horor. Berbeda dari film horor pada umumnya, film Aib mengambil tema Webcam sebagai jalan ceritanya.

Cerita ini dimulai dari 8 orang sahabat SMA, yang terjebak dalam ambisi untuk menjatuhkan salah satu dari mereka yaitu Bianca. Bianca (Caca) digambarkan sebagai anak yang cerdas dan menoreh banyak prestasi. Hal inilah membuat sahabatnya merasa iri padanya.Tak disangka adanya postingan dari sahabatnya menjadi maut tersendiri untuk Caca. Pembullyan dengan menyebarkan aibnya dalam postingan itu membuatnya depresi dan memaksanya untuk bunuh diri.

Namun, ketegangan dalam cerita ini terjadi 1 tahun kemudian. Ketika Angel, Donna, Ciska, Bondan, Sarah, Antoni, dan tak lupa Cupy sedang melakukan video call bersama. Terdapat kejanggalan yang ditemukan Sarah (peran utama) di situ, adanya kontak lain yang  nimbrug dalam obrolan mereka mejadi kesan seram. Di sinilah permainan berujung kematian dibuat. Dimana mereka harus saling menteror satu sama lain agar bisa terlepas dari jerat permainan sadis. Kematian yang tidak wajar membuat mereka stress dan bertindak semaunya saling menjatuhkan dan membuka aib teman sendiri. Apa yang mereka hadapi sekarang adalah balasan dari apa yang mereka perbuat, tak mungkin bisa dicegah dan tak mungkin bisa dilawan.

Meskipun terbilang sadis, Film Aib punya keunggulan loh! Salah satunya pesan yang mereka sampaikan sangat mudah ditangkap penontonnya. Ditambah dukungan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) dalam pembuatannya menjadi point plus. Apalagi karakter tokoh serta angel dan gambaran runtut yang diberikan menjadi kelebihan total di sini.

Keunggulan lain dari Film Aib juga berada pada Soundtrack yang dibawakan oleh Young Lex, Ft. Masgib (Jangan Dianggap Remeh), menjadi penutup yang manis dalam film ini. Sayangnya, sebagian besar bahasa yang diangkat berupa umpatan dan perkataan vulgar, ada adegan tak senonoh, alurnya mudah ditebak, dan horornya kurang mateng.

Terlepas dari kekurangannya, film ini layak untuk dipertontonkan kepada para remaja dan juga orangtua, untuk menjaga agar kasus bully tidak makin marak di negeri ini. (Eva)


0 komentar:

Posting Komentar