Senin, 03 Mei 2021

 

Merah Putih, Berkibarlah Setiap Hari di Boatku!

 

Foto: nasional.republika.co.id
Ciri paling identik dari peringatan 17 Agustus adalah pemasangan bendera merah putih pada setiap rumah masyarakat Indonesia. Pemasangan bendera ini berlangsung kurang lebih sebulan, sepanjang bulan Agustus. Setelah itu, bendera dilepas dan disimpan, menunggu pengibaran setahun lagi.

Namun, berbeda dengan pemilik speed boat di Pantai Sanur. Mereka memasang bendera pada boatnya tidak terbatas momen peringatan hari kemerdekaan. Setiap hari, bendera merah putih berkibar pada bagian badan boatnya. Bahkan, saking lamanya, warna bendera menjadi usang dan sobek pada beberapa permukaannya.

Itulah yang tampak pada boat milik I Ketut Gidran Adiani. Nelayan yang memulai kariernya saat berumur 12 tahun ini memasang bendera di boatnya beberapa tahun lalu. Ia tidak melepasnya dengan alasan bahwa bendera merah putih sebagai simbol semangatnya bekerja sebagai pemancing ikan, mengantarkan para wisatawan, dan juga snorkeling. “Semangat 17 Agustus harus tetap dinyalakan untuk berjuang menghidupi keluarga saya,” terang pria berumur 52 tahun ini.

Berbeda dengan Mangku Darta. Pimpinan organisasi perusahaan boat Sri Rejeki ini memang menyarankan bawahnya untuk selalu memasang bendera merah putih walaupun bukan menjelang 17 Agustus. Ia ingin menyadarkan kepada pemilik-pemilik boat yang bernaung dibawahnya bahwa kekayaan laut yang dinikmatinya merupakan sumber daya milik negara Indonesia. “Pemasangan bendera merah putih ini sebagai simbol rasa berterima kasih kepada tanah air tercinta,” ujarnya.

Namun demikian, Darta menambahkan bahwa momen peringatan 17 Agustus tetap dipandang istimewa. Ia menuturkan bahwa nelayan di bawah naungannya biasa merayakan dengan atraksi-atraksi bahari menggunakan speed boat. Boat ini didandani dengan atribut berbau 17 Agusutus, berbeda dengan hari biasanya. Atraksi ini sudah berlangsung kurang lebih 25 tahun lalu. Mereka tergabung dalam rangkaian peringatan yang bernama Sanur Festival (sanfest).

Selain organisasi Sri Rejeki, perkumpulan boat milik Glory Expert juga memasang bendera setiap hari pada boatnya.  Menurut  Kadek Maryana, salah satu anggota dari  Glory Expert menjelaskan bahwa pemasangan bendera merah putih wajib hukumnya. Apalagi bagi transportasi di laut. Ia menjelaskan bahwa perairan Indonesia rawan dimasuki oleh nelayan atau kapal asing. Pemasangan bendera merah putih bertujuan agar mudah mengenali nelayan dari Indonesia, sehingga petugas lebih mudah menjalankan tugasnya. “Bayangkan kalau tidak ada benderanya, polisi air jadi sulit membedakan antara nelayan Indonesia atau asing,” terangnya.

Namun demikian, Maryana juga menuturkan bahwa pemasangan bendera pada badan transportasi laut sebagai wujud sikap nasionalisme yang tinggi dari para nelayan. Menurutnya, rata-rata nelayan di Bali bangga dengan negara tercinta, Indonesia. (Cok Is)

0 komentar:

Posting Komentar